Nama Kelompok 2
Devi
Sismiati (12214833)
Dina
Hanif Fadilah (13214136)
Dwi
Niko Nugroho (13214303)
Dwikyo
Afta Ramadhan (13214349)
Eka
Novianti (13214427)
Kasus Etika
Soal Pertanyaan
- Jika layanan porno adalah sah sangat menguntungkan dan mudah tersedia di tempat lain, apakah tepat langkah telah menutup layanan mereka. Mengapa atau mengapa tidak?
- Mengingat peluang hukum dan menguntungkan seperti itu, haruskah telus meninggalkan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan? Mengapa atau mengapa tidak?
Jawaban
Dari hasil diskusi kami, dapat kami simpulkan
bahwa : dalam kasus perusahaan telepon seluler yang menjual onten dewasa itu
melanggar Etika Moral, Hukum, dan Agama. Jadi moralitas adalah berpedoman yang
dimiliki individu atau kelompok mengenai apa itu benar dan salah, atau baik dan
jahat. Sedangkan yang dicontoh kasus tersebut itu mereka jelas-jelas menjual
konten yang mereka jual itu salah walaupun berbayar. Dalam klasifikasi etika
mereka melanggar etika normatif yang menganut etika teleologi atau egoisme dan
etika relatifisme.
- Dari sisi perusahaan langkah yang diambil dengan menutup layanan mereka tidak tepat karena sumber bisnis mereka tidak ada lagi, karena perusahaan telah memiliki izin yang sah secara hukum. Tapi mugkin perusahaan telah membatasi pelanggannya dalam menikmati layanan tersebut dengan cara login menggunakan verivikasi umur atau yang lainnya.
- Dalam kasus ini perusahaan seharusnya tidak meninggalkan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan. Konten layanan boleh saja di tutup tetapi perasaan harus mengganti layanannya menjadi layanan yang lebih baik.
Catatan
: jadi konten layanan yan sebelumnya dapat diganti menjadi layanan yang lebih
baik untuk umum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar